Pusat Studi Perkebunan dan Perhutanan (PSP2)

Pusat Penelitian Studi Perkebunan dan Perhutanan di LPPM Instiper merupakan pusat studi yang mengkaji dan mengembangkan iptek maupun kebijakan dalam bidang perkebunan dan perhutanan. Secara internal pusat studi ini juga mempunyai tugas mengembangkan dan meningkatkan kompetensi dasar pendidikan tinggi di Instiper yaitu sistem industri perkebunan.

Berbagai kajian dan penelitian yang telah dan akan dilakukan antara lain adalah : Perbaikan teknik budidaya tanaman perkebunan terpilih (kakao, kelapa sawit, karet, teh dan lada); pengembangan sistem informasi perkebunan berbasis GIS; dan otomatisasi proses industri perkebunan.

Berkaitan dengan peningkatan kompetensi Pendidikan Tinggi dalam bidang perkebunan Instiper telah beberapa kali melakukan seminar dan workshop pembangunan bidang perkebunan, kurikulum pendidikan perkebunan di perguruan tinggi, dan net working pendidikan tinggi perkebunan dengan membentuk Institut Perkebunan Indonesia (IPI) pada tahun 1998.

Keberadaan PSP2 sangat strategis baik untuk kalangan internal maupun eksternal. Secara internal PSP2 merupakan wahana civitas akademik PT/ dosen/mahasiswa dan peneliti untuk berkarya meningkatkan kompetensi PT di bidang perkebunan melalui penelitian untuk tugas akhir mahasiswa di bawah bimbingan dosen, penelitian kompetitif yang dibiayai oleh DIKTI, maupun melalui kerjasama dengan Pemda dan Instansi terkait lainnya.

Secara eksternal PSP2 memberikan suporting kepada pengembangan iptek melalui penelitian dan pengembangan bersama dan kegiatan agribisnis perkebunan melalui pendampingan dan pembentukan industri perkebunan baru kerjasama dengan pemerintah daerah. Kegiatan tersebut didukung oleh alumni Instiper yang mempunyai kekhususan bidang perkebunan yang telah tersebar hampir di semua propinsi di Indonesia. Alumni sarjana muda maupun S1 stiper telah ada sejak sekitar tahun 70 an.